Jumat, 12 Desember 2008

Peninggalan dari Adam

Engkau adalah bapak dari kami umat manusia
Dan telah kau wariskan cara berbuat dosa
Tatkala kau kotori keindahan surga dengan nafsu bejat
Lalu engkaupun menjadi mahluk terhina
Terlemparkan dari surga

Lihatlah sekarang kamipun memakan buah yang sama
Berharap kekal menggapai kesenangan dunia
Tapi sedikit demi sedikit tiada sadar kami pasangkan bom atom di dasar bumi
Yang siap meluluhkan lantakan hati kami sewaktu-waktu
Lalu kami pun akan terlempar dari dunia


Engkau adalah bapak dari kami umat manusia
Dan telah kau wariskan do’a-do’a harapan
‘Tuk menghilangkan penyesalanmu pada Tuhan
Lalu Allah menjanjikan kembalinya surga
Sekembalimu dari tempat pembuangan

Setiap haripun kami rapalkan do’a
Agar tak usah lagi kami kembali ke surga
Karena dunia bagi kami adalah surga
Di sini kami bebas membangkang perintah-Nya
Ranah pembuangan ini telah begitu kami cinta


Engkau adalah bapak dari kami umat manusia
Dan telah kau wariskan cara menyembah Illah
Agar tiada pernah lupa akan ada-Nya
Bahwa Tuhanlah yang telah melahirkan manusia
Dari rahim-Nya

Sekarangpun kami telah menyembah
Berhala yang lebih terlihat oleh mata
Uang, kekuasaan, jabatan itulah Illah manusia
Karena kami merasa telah terlahir
Dari rahim sang-dunia.

: Tapi dalam hati, sejatinya kami tahu “ La Illaha Illallah”

Kamis, 11 Desember 2008

Cassuarina di Awal Tahun

Ini adalah mula dimana tertancap pohon natal kecil di sekeliling kebun cemara
Cassuarina lambang dari keagungan Tuhan
Selalu terkenang di awal tahun

Mungkin tidak bagimu,
Karena bisa saja Cassuarinamu adalah Februari, Maret atau mungkin juga di akhir Desember
Tapi bagiku Cassuarina adalah awal januari.

Saat pohon ini pertama tertancap dia tiada berdaun
Tapi waktu demi waktu dan pemahamannya tentang biologi mengajarkan bertahan
Hingga Cassuarina kini telah menjadi pohon yang rindang

Setiap orang hendak berteduh dibawahnya ketika sengatan mentari meninggi
Dahannya menjadi tempat bersarang burung-burung pipit dengan rumah gantungnya
Dan akarnya di hisapi para serangga.

Aku berdiri di pucuk pohon cemara mengibarkan sayap-sayap garuda
berseru dengan lantang dan menggemakan di batas angkasa
mengabarkan pada dunia bahwa aku adalah ada.

________
Terinspirasi dari novel "Cassuarina" karya Asri Prabosinta

Rabu, 10 Desember 2008

Makam Kramat yang di Lupakan

Makam ini makam kramat
Tercipta dari paduan segala rasa cinta
Dimana ku gali sendiri tanahnya
dan ku persembahkan untuk mengubur mimpi indah

Lubang-nya menganga seluas angkasa
Ku masukan engkau kesana dengan linangan airmata
Saat tertimbun tanah-tanah hitam
Engkau pun mulai tenggelam

Lalu ku datang membawa sekendi air kembang
Dan ku siramkan di atas kuburan
Berharap bibit-bibit pohon yang telah ku semai
Dapat tumbuh di atas gundukan

Pohon-pohon itu kini semakin tinggi berkat do’a
Berbuah dengan aneka macam rasa serta rupa
Dan makam mu semakin terlupa
Bahwa pernah ada namamu di dasarnya

: Selamat Tinggal Masa Silam