Jumat, 31 Oktober 2008

Manunggaling Kawula Gusti

Aku dan aku,
bersatu,
secangkir kopi panas.



---------------------------
Nb:
Dalam peleburan,
aku tak akan jadi Aku.
dan Aku tak mungkin jadi aku.
Hanya manisnya cinta yang terasa.

Kamis, 30 Oktober 2008

Malam Pertama

Malam pertamaku didalam kubur


Jangan menangis, bu!
Tak mau ku lihat sendu
Aku memang pergi
Tapi jangan ditangisi

Jangan bersedih, bu!
Ini malam pertama
Inginnya ku bahagia
Di dalam peraduan cinta

Jangan bersusah, bu!
Sekarang ku telah tenang
Yakinkan aku tak menghilang
engkau tetap ku sayang

Lihatlah anakmu (aku), bu!
Tersenyum memandang potretmu
Di kamar pengantinku
Setelah Kematianku.

: Bu, aku sayang Ibu !

Putus Cinta

Jangan biarkan air mata berderai
Bercucuran melahirkan sungai-sungai
Seka sajalah dengan kedua tanganmu
Yang selalu kokoh menopang sendu

Biarkan segala yang terlalui
Hilang seperti mimpi
Agar tak sesak dada kita
Menahan segala asa

Aku pergi dan kumohon kau pun pergi
Semoga tak ada lagi antara kita, peduli.
Sisakan saja puing-puing bangunan
Pabila engkau masih jua mau mengenang

Tapi ingatlah didepan jalan terbetang
Sepanjang kita mau memandang
Pasilah ada dendang
Membawa kita pada senang.

Kumohon kubur aku dalam hidupmu
Dan jangan menoleh saat bertemu.
Aku ada bukan untukmu
Dan Kamu bukan aku.

Kita Putus !