Sabtu, 28 Maret 2009

Lukisan Seorang Puteri

lihatlah lukisan itu, kekasih
angkuh memandang dunia
semakin tua usianya semakin nampak keremajaannya
tak jemu-jemu para pengagum memandangnya
bahkan ketika sang pelukis berlalu,
puteri mimpinya, tak jua menua

lihatlah dirimu, kekasih
kulitmu sama halusnya dengan puteri dilukisan tua
tapi sekarang hampir datang masa tua
ku takut kecantikanmu kan sirna
Sebelum kecantikanmu menghilang
ku ukir kau di kanvas lukis
agar puteri mimpiku, tak jadi menua

Tidak ada komentar: