Minggu, 12 Oktober 2008

Hilang dalam Kelam

Di naungi pucat rembulan,
bersimpuh aku menunggu pagi,
mencengkram segala malam
dan membenamkan didalam lautan kehampaan.

Ribuan nestapa,
menjadikan ku pergi dari dunia,
tapi aku masih ada dalam tiada,
karena wujudku berupa.

Ah, andaikan malaikat maut menjemput,
tentu aku segera bersujud,
memohon segera tercabut,
dari dunia yang penuh hasud

Di kesunyian, aku tenggelam dalam lautan kefanaan
Sungguh, dalam tiada ku temukan ada

Tidak ada komentar: